Siap Memberikan Dukungan Fungsi Anggaran Secara Profesional

Buletin APBN

Vol. III / No. 8 - Mei 2018

Penulis: Robby Alexander Sirait, S.E., M.E.

Sekilas:
EKONOMI Pancasila merupakan proses pengelolaan ekonomi nasional yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dilihat dari beberapa parameter seperti angka kemiskinan yang masih tinggi, kesenjangan pendapatan, kekayaan dan pembangunan antar wilayah, kesenjangan human capital dan faktor input pembentuk human capital, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa pengelolaan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh dari cita-cita ekonomi Pancasila.




Vol. III / No. 8 - Mei 2018

Penulis: TAUFIQ HIDAYATULLAH, SE

Sekilas:
RENCANA Pemerintah yang mewajibkan Pertamina untuk menyediakan dan mendistribusikan premium (RON 88) ke seluruh Indonesia termasuk Jawa, Madura dan Bali (Jamali) dinilai belum dibutuhkan untuk saat ini, mengingat pilihan kebijakan ini merupakan langkah mundur Pemerintah dalam mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan di masa yang akan datang dan kebijakan ini juga akan semakin membebani keuangan Pertamina.




Vol. III / No. 5 - Maret 2018

Penulis: Ratna Christianingrum, S.Si., M.Si.

Sekilas:
RENDAHNYA peningkatan kontribusi energi baru terbarukan dalam bauran energi dapat berdampak pada tidak tercapainya target bauran energi sebesar 23 persen di tahun 2025. Walaupun pemerintah telah memberikan insentif bagi para pengusaha yang akan memanfaatkan dan mengembangkan energi baru terbarukan, namun realisasi investasi di sektor ini masih rendah. Hal ini disebabkan belum adanya payung hukum yang jelas dan masih tingginya harga jual listrik hasil pemanfaatan energi baru terbarukan.




Vol. III / No. 5 - Maret 2018

Penulis: OLANIE VABIOLA BANGUN, SIP.,MM

Sekilas:
KAKAO merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan ekspor Indonesia. Kakao memiliki potensi pasar yang besar dilihat dari peningkatan konsumsi dunia dan konsumsi lokal. Indonesia sebagai negara produsen kakao ketiga terbesar di dunia diharapkan mampu memanfaatkan peluang yang ada guna peningkatan pendapatan negara, petani kakao, dan industri pengolah kakao.




Vol. III / No. 4 - Maret 2018

Penulis: Marihot Nasution, S.E., M.Si.

Sekilas:
DEMI memenuhi ketersediaan cadangan beras nasional agar tidak terjadi gejolak harga, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan membuka keran impor beras sebanyak 500.000 ton di awal tahun 2018. Momen ini tidak tepat mengingat di awal tahun ini adalah saatnya panen raya dan berdasarkan data Kementerian Pertanian dan kondisi historis Indonesia di tahun 2017, minimnya impor dan pasokan beras produksi sendiri ternyata mampu memenuhi kebutuhan konsumsi beras nasional. Hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi pemerintah dalam menjalankan kebijakan ketahanan pangan bagi Indonesia.

← Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya →