Siap Memberikan Dukungan Fungsi Anggaran Secara Profesional

Buletin APBN

Vol. III / No. 2 - Februari 2018

Penulis: Jesly Yuriaty Panjaitan, S.E., M.M.

Sekilas:
KEPEMILIKAN asing di SBN sebesar 40 persen merupakan lampu kuning bagi pemerintah untuk perlu berhati-hati terhadap risiko utang gagal bayar. Di satu sisi, kepemilikan asing tersebut berdampak pada peningkatan kepercayaan asing terhadap Indonesia dan mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Namun, kepemilikan asing tersebut juga berisiko menimbulkan perebutan likuiditas dengan perbankan dan pembalikan modal asing secara tiba-tiba dan dalam jumlah besar.




Vol. III / No. 2 - Februari 2018

Penulis: Ratna Christianingrum, S.Si., M.Si.

Sekilas:
KEPUTUSAN Parlemen Uni Eropa melarang penggunaan minyak sawit sebagai bahan baku biofuel berpotensi mengganggu perkembangan industri kelapa sawit Indonesia. Indonesia merupakan negara pengekspor sawit terbesar di dunia. Di sisi lain, Uni Eropa merupakan salah satu wilayah tujuan ekspor utama minyak sawit Indonesia. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah perlu melakukan langkah diplomasi agar minyak kelapa sawit Indonesia dapat diterima di pasar global.




Vol. III / No. 7 - April 2018

Penulis: MUTIARA SHINTA ANDINI, SE

Sekilas:
REALISASI harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) Triwulan 1 Tahun 2018 secara rata-rata telah mencapai angka US$62,99 per barel. Angka ini telah melampaui asumsi harga minyak yang telah ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar US$48 per barel. Jika hal ini terus berlanjut hingga akhir tahun tentunya akan berdampak terhadap APBN serta perekonomian Indonesia secara makro.




Vol. III / No. 7 - April 2018

Penulis: Rastri Paramita, S.E., M.M.

Sekilas:
Pemanfaatan gas bumi sebagai penggerak perekonomian memiliki efek yang lebih besar dibandingkan hanya diposisikan sebagai komoditi. Untuk itu dibutuhkan perubahan paradigma yang mendasar terhadap perlakukan terhadap gas bumi. Perubahan paradigma menghadapi beberapa tantangan diantaranya, dari sisi permintaan, pasokan, ketersediaan infrastruktur, dan penetapan harga patokan. Dibutuhkan kebijakan yang bersifat affirmative action untuk mewujudkan gas bumi sebagai lokomotif ekonomi.




Vol. III / No. 6 - April 2018

Penulis: FEBRINA ELIA NABABAN,S.Pd.,M.Sc

Sekilas:
KONDISI perekonomian global 2018 yang tidak menentu dapat memicu adanya resiko krisis yang dapat sewaktu-waktu mengancam perekonomian Indonesia. Hal ini didorong dengan adanya sejumlah masalah, mulai dari ketegangan geopolitik, pengetatan kebijakan moneter di beberapa negara maju, proteksionisme perdagangan dan kebijakan Presiden Donald Trump. Situasi ini tentu harus menjadi kewaspadaan, walaupun saat ini kondisi fundamental perekonomian Indonesia cukup baik.

← Sebelumnya 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Selanjutnya →