Siap Memberikan Dukungan Fungsi Anggaran Secara Profesional

Referensi APBN

Arah Kebijakan Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Dalam RAPBN 2019 / September 2018

Sekilas:
Belanja pemerintah pusat dalam RAPBN tahun 2019 direncanakan sebesar Rp1.607.340,0 miliar, atau meningkat 10,6 persen terhadap outlook APBN Tahun 2018, yang terdiri atas belanja K/L sebesar Rp840.284,0 miliar dan belanja non K/L sebesar Rp767.056,0 miliar (NK RAPBN, 2019). Referensi ini adalah ringkasan arah kebijakan anggaran Belanja Pemerintah Pusat menurut fungsi dan organisasi dalam RAPBN 2019.




Perkembangan Realisasi Penerimaan Perpajakan / September 2018

Sekilas:
Di beberapa negara berkembang tak kecuali Indonesia, pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi sasaran utama pembangunan. Dampak positif dari pertumbuhan ekonomi tinggi diharapkan dapat dirasakan adil dan merata berbagai lapisan masyarakat. Sasaran pembangunan tidak hanya berhenti sampai dengan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi saja melainkan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan memperhitungkan pemerataan pendapatan serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran1. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Amanat konstitusipun telah menuangkan sasaran pembangunan/indikator kesejahteraan yang merepresentasikan kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia secara garis besar mencakup 3 aspek yaitu pemerataan, tingkat kemiskinan serta kesempatan kerja dalam dokumen negara RPJP-RPJMN hingga RKP tahun 2019.




Perkembangan Sasaran Pembangunan Ekonomi / September 2018

Sekilas:
Di beberapa negara berkembang tak kecuali Indonesia, pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi sasaran utama pembangunan. Dampak positif dari pertumbuhan ekonomi tinggi diharapkan dapat dirasakan adil dan merata berbagai lapisan masyarakat. Sasaran pembangunan tidak hanya berhenti sampai dengan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi saja melainkan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan memperhitungkan pemerataan pendapatan serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran1. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Amanat konstitusipun telah menuangkan sasaran pembangunan/indikator kesejahteraan yang merepresentasikan kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia secara garis besar mencakup 3 aspek yaitu pemerataan, tingkat kemiskinan serta kesempatan kerja dalam dokumen negara RPJP-RPJMN hingga RKP tahun 2019.




Program Pengembangan Sumber Daya Manusia pada RAPBN 2019 / September 2018

Sekilas:
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2019 mengambil tema “APBN untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan (Investasi) Sumber `Daya Manusia.” Untuk mewujudkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) tentunya tidak lepas dari dukungan belanja Pemerintah khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan serta perlindungan sosial. Belanja negara di tahun 2019 akan difokuskan pada investasi di bidang pendidikan untuk menghasilkan SDM Indonesia yang berkualitas dan mampu berkompetisi dengan percaya diri di dunia internasional. Program Indonesia Pintar dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ditujukan untuk meningkatkan partisipasi murni untuk pendidikan dasar dan menengah. Program beasiswa bidik misi dan program beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan diarahkan untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia agar dapat mengenyam pendidikan tinggi, dari tingkat sarjana hingga tingkat doktoral, baik di dalam maupun luar negeri




Indikator Kesejahteraan / Mei 2018

Sekilas:
Kesejahteraan erat kaitannya dengan tujuan Negara Indonesia seperti yang termuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 yang salah satu tujuannya yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum. Terwujudnya kesejahteraan masyarakat dapat menciptakan struktur masyarakat yang seimbang dan teratur dengan memberi kesempatan kepada semua masyarakat untuk membangun suatu kehidupan yang layak, adil dan makmur.




← Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya →