Siap Memberikan Dukungan Fungsi Anggaran Secara Profesional

Buletin APBN

Vol. III / No. 6 - April 2018

Penulis:

Sekilas:
KONDISI perekonomian global 2018 yang tidak menentu dapat memicu adanya resiko krisis yang dapat sewaktu-waktu mengancam perekonomian Indonesia. Hal ini didorong dengan adanya sejumlah masalah, mulai dari ketegangan geopolitik, pengetatan kebijakan moneter di beberapa negara maju, proteksionisme perdagangan dan kebijakan Presiden Donald Trump. Situasi ini tentu harus menjadi kewaspadaan, walaupun saat ini kondisi fundamental perekonomian Indonesia cukup baik.




Vol. III / No. 6 - April 2018

Penulis: Rendy Alvaro, S.Sos

Sekilas:
REFORMASI perpajakan AS dengan melakukan perubahan dari worldwide tax system ke territorial tax system dan pemotongan tarif pajak penghasilan memberikan dampak pada perekonomian global. Banyak negara di dunia beralih ke sistem territorial. Namun mengikuti tren ke sistem perpajakan territorial dan penurunan tarif pajak belum tentu sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini.




Vol. III / No. 5 - Maret 2018

Penulis: Ratna Christianingrum, S.Si., M.Si.

Sekilas:
RENDAHNYA peningkatan kontribusi energi baru terbarukan dalam bauran energi dapat berdampak pada tidak tercapainya target bauran energi sebesar 23 persen di tahun 2025. Walaupun pemerintah telah memberikan insentif bagi para pengusaha yang akan memanfaatkan dan mengembangkan energi baru terbarukan, namun realisasi investasi di sektor ini masih rendah. Hal ini disebabkan belum adanya payung hukum yang jelas dan masih tingginya harga jual listrik hasil pemanfaatan energi baru terbarukan.




Vol. III / No. 5 - Maret 2018

Penulis: OLANIE VABIOLA BANGUN, SIP.,MM

Sekilas:
KAKAO merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan ekspor Indonesia. Kakao memiliki potensi pasar yang besar dilihat dari peningkatan konsumsi dunia dan konsumsi lokal. Indonesia sebagai negara produsen kakao ketiga terbesar di dunia diharapkan mampu memanfaatkan peluang yang ada guna peningkatan pendapatan negara, petani kakao, dan industri pengolah kakao.




Vol. III / No. 4 - Maret 2018

Penulis: Marihot Nasution, S.E., M.Si.

Sekilas:
DEMI memenuhi ketersediaan cadangan beras nasional agar tidak terjadi gejolak harga, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan membuka keran impor beras sebanyak 500.000 ton di awal tahun 2018. Momen ini tidak tepat mengingat di awal tahun ini adalah saatnya panen raya dan berdasarkan data Kementerian Pertanian dan kondisi historis Indonesia di tahun 2017, minimnya impor dan pasokan beras produksi sendiri ternyata mampu memenuhi kebutuhan konsumsi beras nasional. Hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi pemerintah dalam menjalankan kebijakan ketahanan pangan bagi Indonesia.

← Sebelumnya 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Selanjutnya →